. Afifah Qowwamina Qisty: AKATSUKI

ShoutMix chat widget

Sabtu, 15 Oktober 2011

AKATSUKI

Umaku Yareru Mashiin Ja Nai

Akatsuki merupakan novel pertama Miyazaki Ichigo yang dibukukan. Sebelum ini cerpennya yang berjudul Karena Itu, Aku Wanita, Maksudku.. Muslimah menjadi juara I dalam Lomba Menulis Cerpen Islami se-Jawa
Timur dalam acara BeSmart yang diadakan oleh Uswah Student Center (USC) pada tahun 2007. Miyazaki Ichigo pun memiliki banyak cerpen yang juga sering mendapatkan juara dalam perlombaan-perlombaan tertentu.


Akatsuki adalah sebuah novel yang menceritakan kisah cinta yang lembut dan syahdu. Dihiasi pencarian kebenaran Islam, eksotisme alam, dan budaya Jepang.

Tokoh-tokohnya adalah Hatake Mayumi, Kagawa Satoshi, Nakano Shun, Henry Finch, Kagawa Ayame, Hamada Kira, dll yang memberikan kesan yang amat mendalam dari berbagai karakter.

Dimulai dengan pemaparan lahirnya seorang gadis yang menjadi yatim piatu sejak ia masih kecil. Ia bernama Mayumi yang kemudian diangkat oleh sebuah keluarga yan bermarga Nakano. (hal 9)

Nakano Mayumi adalah seorang yang cerdas, tomboy dan pemalu. Ia seorang pelajar di sebuah sekolah swasta di Jepang, SMA Asahi pada jurusan Literatur dan Sains. Sifatnya yang pemalu menjadikannya enggan untuk berbicara kepada teman laki-laki di kelasnya, melainkan jika ada urusan-urusan penting.

Bermula pada seorang teman laki-laki di kelasnya yang selalu membuatnya penasaran, Kagawa Satoshi. Dia sering menghilang dari kantin sewaktu jam makan siang. Dia juga tak pernah berbicara dengan siswa perempuan apalagi menatap wajah perempuan. Tapi sifatnya itulah yang semakin membuat Mayumi makin penasaran.

Konflik terjadi pada saat Kak Shun, kakak angkat Mayumi berusaha menodai kesuciannya ketika orang tua angkat Mayumi sedang pergi makan malam. Kemudian Shun mengakui bahwa wanita yang sangat dicintainya adalah Mayumi kepada orang tuanya. Ayahnya sangat marah kepada Shun, bagaimana pun Mayumi adalah adik angkat Shun. Ayahnya mengira bahwa Mayumilah yang telah merusak anak kandung satu-satunya yang mereka sangat banggakan itu. Akhirnya Tuan Nakano menampar pipi kiri Mayumidan mengusirnya dari rumah kediaman Nakano, serta menghapus nama Mayumi dari anggota keluarganya. (hal 163-170)

Rasa cinta terlarang yang dimiliki Shun membawa malapetaka bagi Mayumi. Shun mengejar Mayumi. Mayumi yang sempet terjatuh tidak dapat menghindari Shun lagi. Shun mencengkeram bahu Mayumi dengan keras sambil bertanya, “kenapa aku tidak boleh menyukaimu? Pasti karena kau menyukai orang lain, iya kan?! Temammu itu, pemeran pangeran dalam drama itu, kau menyukainya kan!”, mayumi berteriak seraya mengatakan “Ini tidak ada hubungannya dengan dia, melainkan karena kita kakak beradik!”
Shun bertanya lagi, “tapi kau menyukainya kan?”. “iya, aku sangat menyukainya” jawab Mayumi. Mendengar pernyataan dari Mayumi, Shun menampar pipi kiri Mayumi sebanyak 2 kali. Ketika Shun ingin menampar Mayumi lagi, tiba tiba Kagawa Satoshi mucul dan menolongnya. Satoshi membawa Mayumi ke rumahnya.

Ketika berada di rumah Satoshi, Mayumi mulai tertarik dengan agama Islam, ia merasa hanya agama Islamlah yang memberikan kedamaian untuknya melalui gerakan Sholat dan bacaan Al-Qur’an yang seakan-akan memberikan sifat magis yang membujuknya untuk masuk Islam. Hingga pada suatu sore, seusai ia bercakap-cakap dengan Satoshi, ia berlari menuju Kak Ayame, dan berkata bahwa ia ingin menjadi orang Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar